Kami terus saja tertawa dengan lepasnya, dan tanpa kami sadari ada seseorang yang memperhatikan kami daritadi. Orang itu mulai berjalan kearah kami, lalu berteriak.
DIAM KALIAN SEMUA!!!
Kami dikagetkan oleh suara besar yang menyeramkan, di depan kami kini berdiri sosok laki-laki besar yang sangat menyeramkan. Aku merasa takut dan bingung. Apa yang harus aku lakukan ? apakah ini akhir perjalanan kami ?
Tiba-tiba dia menarikku dengan kasar, dan kini aku merasa ada benda dingin yang menempel di kulit rahang bawahku dan ternyata itu adalah sebuah pisau. Aku dijadikan sandera olehnya, ooh Tuhan apa ini akhir hidupku ? ooh Tuhan ampuni segala dosaku.
¥
Kakaaaaaaaak, cepetan bangun!! udah jam setengah tujuh nih, kamu ngga sekolah ?teriak mamaku kesal, mungkin karna daritadi aku dibangunin tapi ngga bangun-bangun..
Iyaa maa!!jawabku sekenanya.
Sekarang aku sadar, ternyata hal yang aku alami yang terasa begitu nyata hanyalah sebuah mimpi. Dan mereka-mereka yang ada dalam mimpiku hanyalah teman khayalanku, tapi mengapa terasa begitu nyata ?
Ahh, sudahlah. Kuharap semuanya sudah berakhir dalam mimpi itu dan semoga nanti malam aku tidak bermimpi seperti itu lagi. Karna aku masih takut dengan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi nanti. Tapi aku akan tetap bermimpi untuk bisa memiliki sahabat seperti mereka, yah walau itu tidak mungkin terjadi.
Mimpi itu, kini telah mebuatku terbayang akan seseorang, seorang gadis cantik yang telah pergi meninggalkanku. Yaa, dia sahabatku yang paling kusayang. Dia memiliki nama Lita, gadis yang sampai saat ini masih menjadi kenangan burukku. Dia tewas dalam kecelakaan kereta tepat pada hari ulang tahunku.
Dan hari ini adalah hari ulang tahunku, hari yang selalu ingin kulupa. Tapi inilah hari baru bagiku.
‘Selamat tinggal Lita, tapi tenang saja. Kau masih tetap ada dihatiku sebagai kenangan indah yang dimana kenangan itu tidak dapat digantikan oleh siapapun!!’
Tak terasa air mataku pun menetes, aku tidak tahu apa yang aku rasakan. Ada rasa bahagia tapi juga kesedihan. Dan kini aku merasa lega karna semua beban itu telah pergi dari pikiranku.
Karna sekarang aku telah mengetahui apa keinginan dan mimpiku yang sebenarnya.
‘Aku hanya butuh seorang teman!!’ teriakku dalam hati.
Aku tak butuh banyak teman, aku hanya butuh satu orang teman yang mengerti arti dari sebuah ketulusan dan persahabatan sejati.
……………
Minggu, 17 April 2010
Dear diary,
Hari ini aku bermimpi, mimpi itu sangat memberikan pelajaran untukku. Buatku, itu adalah mimpi yang sangat menyenangkan. Kamu tau ngga ? dari mimpi itu aku jadi sadar kalo hal buruk bukanlah sesuatu yang harus membuat kita tepuruk dan terlarut didalamnya, sebenernya itu cuma bagian dari kebahagiaan yang akan kita rasakan nanti. Dan teman adalah hal yang wajib kita miliki, karna dengan adanya teman kita jadi tau rasanya saling memberi, mengasihi, menyayangi dan dapat mengerti arti dari ketulusan. Aku bersyukur akan semua yang telah aku punya. Karna inilah hidupku dan diriku!
TAMAT

kata2 nya kereeeeennnnn!!! hehehe...
BalasHapusbaru sekarang dilanjutinnya...
hhahaha, iyaa nih
BalasHapus