Selasa, 17 Mei 2011

Terbaik


‘Sesungguhnya apa yang kau miliki hari ini adalah yang terbaik.’

Banyak orang yang selalu mengeluh akan apa yang telah dimilikinya, padahal hal itu pasti akan mendatangkan sesuatu yang baik untuk dirinya.

Dan banyak pula orang yang tidak berbahagia, hal itu dikarenakan adanya rasa tidak puas serta tidak pernah bersyukur akan apa yang telah dimilikinya.

Hal itu mungkin terjadi karna banyak orang yang tidak mengetahui bahwa yang mereka miliki adalah yang terbaik.

Karunia Teman(part II)


Kami terus saja tertawa dengan lepasnya, dan tanpa kami sadari ada seseorang yang memperhatikan kami daritadi. Orang itu mulai berjalan kearah kami, lalu berteriak.

DIAM KALIAN SEMUA!!!

Kami dikagetkan oleh suara besar yang menyeramkan, di depan kami kini berdiri sosok laki-laki besar yang sangat menyeramkan. Aku merasa takut dan bingung. Apa yang harus aku lakukan ? apakah ini akhir perjalanan kami ?

Tiba-tiba dia menarikku dengan kasar, dan kini aku merasa ada benda dingin yang menempel di kulit rahang bawahku dan ternyata itu adalah sebuah pisau. Aku dijadikan sandera olehnya, ooh Tuhan apa ini akhir hidupku ? ooh Tuhan ampuni segala dosaku.

¥

Kakaaaaaaaak, cepetan bangun!! udah jam setengah  tujuh nih, kamu ngga sekolah ?teriak mamaku kesal, mungkin karna daritadi aku dibangunin tapi ngga bangun-bangun..

Iyaa maa!!jawabku sekenanya.

Sekarang aku sadar, ternyata hal yang aku alami yang terasa begitu nyata hanyalah sebuah mimpi. Dan mereka-mereka yang ada dalam mimpiku hanyalah teman khayalanku, tapi mengapa terasa begitu nyata ?
Ahh, sudahlah. Kuharap semuanya sudah berakhir dalam mimpi itu dan semoga nanti malam aku tidak bermimpi seperti itu lagi. Karna aku masih takut dengan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi nanti. Tapi aku akan tetap bermimpi untuk bisa memiliki sahabat seperti mereka, yah walau itu tidak mungkin terjadi.

Mimpi itu, kini telah mebuatku terbayang akan seseorang, seorang gadis cantik yang telah pergi meninggalkanku. Yaa, dia sahabatku yang paling kusayang. Dia memiliki nama Lita, gadis yang sampai saat ini masih menjadi kenangan burukku. Dia tewas dalam kecelakaan kereta tepat pada hari ulang tahunku.

Dan hari ini adalah hari ulang tahunku, hari yang selalu ingin kulupa. Tapi inilah hari baru bagiku.

‘Selamat tinggal Lita, tapi tenang saja. Kau masih tetap ada dihatiku sebagai kenangan indah yang dimana kenangan itu tidak dapat digantikan oleh siapapun!!’

Tak terasa air mataku pun menetes, aku tidak tahu apa yang aku rasakan. Ada rasa bahagia tapi juga kesedihan. Dan kini aku merasa lega karna semua beban itu telah pergi dari pikiranku.
Karna sekarang aku telah mengetahui apa keinginan dan mimpiku yang sebenarnya.

‘Aku hanya butuh seorang teman!!’ teriakku dalam hati.

Aku tak butuh banyak teman, aku hanya butuh satu orang teman yang mengerti arti dari sebuah ketulusan dan persahabatan sejati.

……………

Minggu, 17 April 2010

Dear diary,
Hari ini aku bermimpi, mimpi itu sangat memberikan pelajaran untukku. Buatku, itu adalah mimpi yang sangat menyenangkan. Kamu tau ngga ? dari mimpi itu aku jadi sadar kalo hal buruk bukanlah sesuatu yang harus membuat kita tepuruk dan terlarut didalamnya, sebenernya itu cuma bagian dari kebahagiaan yang akan kita rasakan nanti. Dan teman adalah hal yang wajib kita miliki, karna dengan adanya teman kita jadi tau rasanya saling memberi, mengasihi, menyayangi dan dapat mengerti arti dari ketulusan. Aku bersyukur akan semua yang telah aku punya. Karna inilah hidupku dan diriku!

TAMAT

Kamis, 10 Maret 2011

Ratusan perempuan Libya melakukan longmars

Pada hari Rabu(9/3), dijalanan timur kota Benghazi, Libya. Ratusan perempuan Libya melakukan longmars untuk memprotes terjadinya konflik di Libya dan meminta Muammar Khadafi mundur sebagai pemimpin Libya.
Ratusan perempuan tersebut melakukan longmars dengan membawa spanduk yang menggambarkan peperangan antara penentang Khadafi dan Pasukan Khadafi. Massa menolak zona larangan terbang dan meminta presiden Amerika Serikat, Barack Obama untuk tidak bergeming. Sebab, korban terus berjatuhan di Lybia. Massa juga mengatakan Khadafi adalah pembohong besar dan harus meninggalkan Lybia serta mendapatkan ganjaran atas perbuatannya kepada rakyat Lybia.

‘Karunia Teman’(Part I)

Kriik.. kriik.. kriik.. kriiik!!
Suara jangkrik berbunyi sahut-menyahut, membuat suasana malam ini semakin menyeramkan. Kami terus  mengayuh pedal sepeda, semakin cepat dan cepaat. Hingga kami melewati rumah tua itu, rumah yang menurut cerita dibangun 3 tahun lalu dan ditempati oleh seorang anak muda yang tidak diketahui keberadaannya sampai saat ini. Rumah itu terkesan mewah dengan bangunan yang besar dan kokoh dengan pagar tinggi yang mengelilinya.

Tiba-tiba terdengar suara orang tertawa dengan gagahnya, aku pun menoleh. Dari celah-celah pagar yang tidak ditumbuhi semak-semak lebat, aku melihat sesosok orang berdiri dibalik jendela. Sosok itu bergerak-gerak layaknya orang yang tertawa. Dan saat itulah aku semakin cepat mengayuh pedal sepedaku. Setelah aku tiba didepan rumahku yang kebetulan tidak jauh dari rumah tua itu. Aku tersadar akan sesuatu.

‘Asatagfirullah, si Ipah ketinggalan lagi!!’ucapku dengan nada kaget.

‘Woi, sialan lu ninggalin gua!! Emang ada apaan dah, kok lu kayak yang ketakutan gitu sih ?’tanya Ipah kepadaku.

‘Hhhh, Alhamdulillah!! lu gapapa kan, pah ?’tanya gua panik.

‘Gapapalah, emang kenapa sih ?’tanyanya kembali.

‘lu kga liat apa ? tadi ada bayangan gitu dibalik jendela tuh rumah tua. Trus kayak ada orang ketawa gitu. Emang lu kga denger ? gua panik, gua cepetin aja nih laju sepeda. Eh, gua malah jadi ninggalin lu. Hhehe, maap yaa!!’kujelaskan padanya panjang lebar.

‘Hhahahahahahahahahahuaaaaaaaaaaaa’

‘dih alah, lu ketawa apa nguap ?hhahahahahahaha.’

‘Hhehe, udahlah capek gua. Mau tidur, ngantuk!!Dadah’

‘Okedeh, tapi lu mandi dulu woi. Langsung tidur aja, bau bau!!’

Ipah hanya tersenyum padaku untuk membalas ejekanku itu. Mungkin dia sudah sangat lelah untuk membalasnya. Akupun masuk kerumahku yang letaknya tepat disebelah rumah Ipah. Sesampainya di rumah, aku menemui ibuku dan segera menuju kekamar. Meski ibuku sudah menyuruhku untuk mandi, perintah itu tidak kulakukan dan akupun bergegas menuju tempat tidur dan tak lama setelah itu aku terlelap dalam cahaya remang-remang. Yaah, aku memang kelelahan setelah mengerjakan tugas kelompok bersama yang lain. Zzzzzzzzzz..

¥

Kukkuruyuuuuuk..
Aku terbangun tepat 10 menit sebelum adzan shubuh, cukup lama aku duduk terdiam untuk mengumpulkan nyawaku yang pergi entah kemana. Dan akhirnya aku berhasil mengumpulkan seluruh nyawaku, lalu aku bergegas mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat tahajud. Tak lama setelah itu, adzan shubuh pun berkumandang dan segeralah aku tunaikan kewajibanku untuk shalat shubuh. Kemudian, aku bersiap-siap untuk pergi kesekolah dan menceritakan kejadian tadi malam kepada seluruh sahabatku.

Seperti biasa aku dan Ipah berangkat ke sekolah bersama. Sesampainya di sekolah kami segera menuju kerumunan orang-orang yang terdiri dari Dinda, Ranna, Dea, Fafa, Upi dan Fakhri. Kami pun mulai bercerita!!

‘Aiiiih, kira-kira siapa yaa si bayangan itu ?’komentar Fafa.

‘Iyaa yaa, jadi penasaran.’Ranna menambahkan komentar Fafa.

‘Gua juga kga tau.’jawabku sekenanya.

‘Gimana kalo nanti malem kita kesana aja, kita buktikan kebenarannya.’usul Upi dengan beraninya.

‘Lu yakin dengan usul lu ?lu kan penakut pi.’komentar Fakhri meremehkan.

‘Hhahahahahahahahahahahahhahah’kami pun tertawa bersama.

¥

Ssssssssshh.. Sssssssshhh. Sssssssh..
Angin malam mulai bertiup dengan kencang, suasana malam pun semakin mencekam. Untuk malam ini kami memilih Fafa sebagai pemimpin tour ini.

‘Oke, Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Segala puji…….’

‘Halah, kelamaan Fa!!’sanggah Fakhri yang tidak sabaran.

‘Hhehe, okeoke. Kita mulai sekarang, apa perlengkapannya sudah siap ? kalo sudah, ayoo kita berangkat!!’teriak Fafa memberi komando dengan suaranya yang sedikit cepreng.


Sesampainya didepan rumah tua,

Ngiiiik.. ngiiik.. ngiik..
(suara pagar rumah tua yang tidak terurus)

‘Hiiiiyyy’komentar Dea yang ketakutan.

‘Ayoo, kita masuk!!’komando Fakhri dengan berani.

‘Eh, kita balik aja yukk..’Rengek Upi.

‘Yeeee, kan kamu yang usul. Kok malah kamu yang ga berani sih. Payah!!’Dinda meremehkan Upi.

‘Udahlah, kalo kelamaan disini kita malah buang-buang waktu tau.’aku pun memberikan komentar.

Sebenernya aku juga takut, tapi mau diapain lagi. Kan udah sampe sini, percuma dong aku dan temen-temen izin ke ortu. Pake acara ngeboong lagi, aku dan yang lain bilang ke ortu masing-masing mau kerja kelompok di rumah Dinda. Sedangkan Dinda bilang mau kerja kelompok ke rumahku. Yaaah, rencana akhirnya kami semua akan menginap dirumahku. Kecuali yang cowok, mereka mau ngga mau yaa harus pulang.

‘Ayoo!!’ajak Fafa.

Kami pun mulai memasuki rumah itu, kami memutuskan untuk masuk melalui pintu belakang. Dan kami berhasil!!. Cahaya dalam rumah ini remang-remang, pencahayaannya saja hanya dibantu oleh cahaya rembulan yang sedang purnama. Dea pun menyalakan senter. Saat itulah aku bisa melihat sekelilingku, banyak sekali patung-patung besar yang meyeramkan juga banyak buku-buku dari yang tipis, sedang hingga tebal berjejer rapi di beberapa lemari besar yang menjulang tinggi.

‘Pemilik rumah ini ternyata kutu buku, mau kenalan ahh. Kali aja bisa minjem buku-buku ini. Hhehe, tapi ada yang aneh dalam rumah ini. Ada bau yang tidak sedap yang tidak biasa, bau busuk yang sangat memuakkan. Ahh, paling ada bangkai tikus yang mati dirumah ini’Pikirku menghibur diri dalam ketakutan.

‘Dimana lu ngelihat bayangannya ?’tanya Fakhri mengagetkanku.

‘Emm, sepertinya dibagian depan. Ruang tamu mungkin.’jawabku.

‘Oke, kita ke ruang tamu sekarang!!’komando Fafa.


Diruang tamu, kami tidak melihat apa-apa selain sofa, meja dan benda- benda kecil yang dijadikan sebagai pajangan.’Tunggu, ada sebuah pistol diantara pajangan-pajangan antik itu. Sepertinya ada sesuatu yang ngga beres dirumah ini, ada hawa-hawa mencekam yang ngga biasa.’pikiran-pikiran aneh mulai terbayangkan olehku.

‘Treek’
Sepertinya aku menginjak sesuatu, aku nyalakan senterku dan kuambil sesuatu yang kuinjak tadi. Sebuah peluru!! Peluru itu dipenuhi oleh debu yang cukup tebal, kubersihkan dengan sapu tangan yang kubawa dan aku lihat perulu itu membentuk pola spiral yang unik. Berarti sekarang, aku harus menemukan pistol dan segera mengetahui jenisnya. Apa pistol yang tadi kulihat yaa !? tapi dimana aku melihatnya !?

……………

‘Hei, gua nemuin benda penting nih.’Ipah menunjukkan benda temuannya dengan bangga.

‘TOKALEV!!’teriakku dan Dea hampir bersamaan. Kebetulan kami menyukai benda yang cukup berbahaya itu.

‘Ha ? Apaan dah noh ?’tanya Upi dengan tampang blo’on.

‘Itu tuh, jenis pistol yang paling sering digunakan orang-orang untuk melakukan tindak kriminal. Biasanya orang-orang awam yang belum berpengalaman melakukan tindak kriminal, soalnya jenis pistol ini yang paling mudah didapatkan ’Dea menjelaskan.

‘oohh.’jawab kami hampir bersamaan. Yah, pengetahuanku tentang senjata api ini memang masih terbatas.
………….
‘Emm, sepertinya akan ada sesuatu yang menarik dari perjalanan ini.’komentarku dengan sok keren.

‘Lihat aja nanti!!Hhahahahahahahah’tambahku..

‘Apadah !?’komentar Fakhri.

‘Sialan lu, ri!!’ucapku sedikit kesal.

‘Kasian Novita..Ckck, memprihatinkan!!’Ranna berkomentar dengan seenaknya.

‘Hhahahahahahahahahaha’tapi akhirnya kami malah tertawa bersama..


Bersambung…

Selasa, 15 Februari 2011

Kebanyakan Tidur

Ujian sebentar lagii!!
Haduh, aku masih belum mempersiapkannya secara matang lagi. Kalo mau belajar tuh rasanya males banget, mau bangun pagi aja males..
Gimana mau maju bangsa kita ini kalo rakyatnya aja masih ada yang kayak aku ?!
hhahahahahahahahaahahahahahahahahaha, males ngapa-ngapain. lebih suka tidur atau tidur atau tidur lagi serta tidur lagi..
Pantes kepalaku sering pusing, kebanyakan tidur kali..
Hhehe,

Apa masih ?

Aku hanyalah seorang siswi SMP yang biasa-biasa aja, aku gatau apa kelebihanku. tapi aku tetap akan berusaha mencari kelebihan itu. Hampir setiap hari aku merasa sedih, berusaha ceria pun malah akan membuatku tambah bersedih. Alhamdulillahnya, aku masih punya sahabat yang baik. Yah, meski aku sering merasa mereka tidak memperdulikanku.

Suatu hari aku iseng-iseng nanya lewat sms ke orang-orang, kalo aku ngeselin apa ngga ?!. Dan salah satu sahabatku bilang kalo aku 'ngeselin, tapi dulu', tapi kan tetep aja berarti selama ini dia berteman sama aku dengan nyimpen perasaan kesel. gitu ?...hhahaah, lucu yaa?!(sakit sih sebenernya nih hati). Kebayang ngga ?, sahabat sendiri bilang kita ngeselin ?. udah mana dia kalo ditanya jawabnya ngga pernah bener lagi.  Lama-lama aku malah yang kesel sama dia. Apa masih bisa dia dibilang sebagai sahabat ?!...

Semoga aja dia sadar kalo udah baca tulisan ini...
Amiin

Rabu, 02 Februari 2011

Jadilah Pribadi yang Dirindukan Kehadirannya

Kehadiranmu akan selalu dirindukan orang,
apabila kamu:
menggunakan nama yang baik, berbicara dengan bahasa yang indah,
dan berlaku dengan cara-cara yang ramah di hati orang lain.

Dan jika mungkin, jadikanlah kehadiranmu sebagai pengindah waktu mereka.

Maka indahkanlah namamu, tutur kata, dan cara-caramu dalam membawa diri.


Sebutlah nama orang lain dengan nada yang penuh kebaikan, dan senangkanlah mereka dengan menyampaikan terima kasih, pujian, dan anjuran ramah yang membangun.


Pastikanlah mereka meninggalkanmu dengan hati yang lebih bergembira daripada saat mereka datang menemuimu.


Jadilah pribadi yang karena kebaikan pekertinya, dirindukan oleh mereka yang merindukan kebaikan hidup.


Tips untuk Memotivasi Diri

1. Menuliskan tujuan pada selembar kertas.
Tulislah tujuan-tujuan hidupmu pada selembar kertas, biasakan menggunakan pensil. Karena jika tujuan itu sudah tidak dapat dicapai lagi, kamu bisa menghapusnya. Mungkin karna kamu sudah mendapatkan yang lebih baik lagi.
2. Berhenti menunda.
Kebiasaan menunda dapat membunuh impian hidupmu, dan kebiasaan itu kurang baik untuk meningkatkan rasa percaya dirimu sehingga kamu tidak dapat memotivasi diri.
3. Berikan penghargaan untuk dirimu.
Jika kamu sudah berhasil melakukan sesuatu, berikanlah hadiah atau penghargaan untuk dirimu sendiri. Dan buatlah kembali rencana baru dalam hidupmu dan tentukan batas waktu untuk mencapainya. Orang yang sukses akan selalu mencari cara untuk mengembangkan diri mereka dan kehidupan mereka.
4. Bersenang-senanglah
Belajarlah untuk menikmati apa yang kamu lakukan setiap hari, sehingga bisa tetap memiliki motivasi diri dan merasa antusias. Dengan tetap memiliki perasaan itu, kamu bisa membantu diri sendiri mengontrol tingkat stres yang kamu miliki.


Motivasi diri sendiri memiliki keuntungan tersendiri dan juga memacu diri untuk bisa lebih berkembang, lebih baik, dan mengarah pada kesuksesan. Dengan memotivasi diri sendiri, berarti kamu juga bisa menciptakan jalan-jalan baru untuk melangkah mencapai tujuanmu.

Harapan

Harapan yang dalam adalah pembentuk kerendahan hati yang mudah menerima yang kecil dan yang sederhana, sebagai syarat bagi pencapaian dari yang besar dan yang sulit.

Harapan …

Alangkah mulia Tuhan yang menciptakan harapan sebagai penghubung yang nyata antara jiwa kita dengan-Nya.

Marilah kita tetapkan di hati baik kita, bahwa …

Sesedikit dan sekecil apa pun sebuah harapan itu, ia tetap sebuah harapan.

Karena,

Tidak ada keberhasilan sebesar apa pun yang tidak bisa dicapai melalui harapan, walau sekecil apa pun harapan itu.

Maka, sebetulnya …

Harapan adalah penghubung antara sepedih-pedihnya keadaan dengan seindah-indahnya kesyukuran.